Malam-malam gigil, aku titipkan sisa nafas di tubuhmu….
memburu langit pada barisan gerimis.
Hari berlari diatas rumput basah,
enggan bersapa gelisah atau gundah….,
kenanga kuning yang lirih,
biar saja mereka saling benci…
malam hanya siang tanpa matahari,
tak perlu meranggas….
kupas saja bintang biar terang….
Lebah madu beradu rindu di ujung putik,
cumbui aku yang haus sinar….
berikan kunang-kunang atau bintang…
bukan mentari atau redup lilin yang leleh….
maka aku titipkan sisa nafas padamu…
malam-malam yang gigil…..


salam Bli,,,,
hm, puisi memang membawa kebaikan ya,,
wahh bli,,keren banget puisinya…
kaden nak penyanyi gen, ternyata jago buat puisi juga . . .
link back dong pak
http://owthey.blogspot.com
malam dingin di tepian,
aku hanyut dalam kerinduan,
deru nafas memburu di jiwa,
kau lari….
aku disini…